DENDENG AGE


Dari majalah Femina

Bahan:

2 liter air untuk merebus

1 sdt garam

500 gr daging paha/gandik sapi

2 sdm minyak untuk menumis

100 ml areh dari 300 ml santan kental ( dari 1 butir kelapa)

daun pisang untuk membungkus

12 bilah bambu untuk menjepit

24 potong batang daun pepaya ukuran 1 1/2 cm

12 lembar daun pisang ukuran 6×10 cm untuk bungkusnya

lidi untuk menyemat

Haluskan:

10 butir bawang merah

3 siung bawang putih

1 sdm ketumbar sangrai

3 butir kemiri sangrai

2 sdm gula merah

2 sdt garam

Cara membuatnya:

  • Air dan garam dididihkan, masukkan daging sapi, rebus sampai lunak dan air sisa sedikit. Angkat trus tiriskan. Potong daging melintang serat ukuran 6x5x1 cm. Memarkan sampai daging tipis dan agak tercabik-cabik, sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halusnya sampai harum, angkat, biarkan uapnya hilang. Aduk rata bumbu tumis bersama areh. Sisihkan.
  • Jepit potongan daging dengan setiap bilah bambu. Beri batang daun pepaya di kedua pucuk batang bambu penjepit. Lumuri tiap potongan daging dengan bumbu areh 2 sdm sampai rata.
  • Bungkus daun berbumbu dengan daun pisang, semat dengan lidi.
  • Pangggang daging di atas api kecil hingga agak kering. Buka daun pembungkusnya, lumuri kembali dengan areh bumbu, bungkus dan panggang kembali sampai bumbu meresap dan matang. Angkat, sajikan.

TIPS

  1. Rebus daging dalam keadaan utuh di air mendidih agar rasa daging yang gurih terkunci di dalamnya. Untuk mempersingkat waktu rebus, rebus dalam panci tekan. Memarkan daging agar mudah menyerap bumbu.
  2. Areh adalah santan kental yang dimasak sampai berminyak.
  3. Untuk mendapatkan sapit bambu penjepit daging, siapkan 1 ruas bambu panjang masing-masing 20 cm, potong-potong menjadi bilah ukuran 1 cm, lalu masing-masing bilah dipotong sepanjang 12 cm.
  4. Agar daging tidak terlepas dari bambu dan bentuknya cantik, diberi selongsong daun pepaya. atau bisa diikat dengan benang.
  5. Agar aroma dendeng lebih harum, bakar di atas bara arang, sewaktu membakar, gunakan api kecil dan lumuri bumbunya berulang-ulang.
About these ads

Leave a comment

Filed under SERBA SAPI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s